Memaknai Dana Punya dalam Siwa Puja Siwaratri
Pada hari yang sangat penting ini, kita kembali berada di Pura Luhur Uluwatu, yang merupakan sebuah Pura Sad Kahyangan, dan sekaligus Pura Dang Kahyangan yang sangat kita sucikan. Hari ini adalah hari Suci Siwaratri, yaitu hari untuk melakukan Siwapuja yang jatuh pada Panglong Ping 14 Sasih Kapitu, Catur Dasi Kresnapaksa Maghamasa. Pelaksanaannya ditandai dengan pemujaan kepada Siwa, prinsip tertinggi alam semesta, Brata Siwaratri yang terdiri atas Jagra (tidak tidur), Upawasa (puasa), dan Mona (Brata diam). Disamping itu, besok pagi secara khusus diadakan upacara menghaturkan persembahan (punya) kepada para pandita, yaitu bertepatan dengan Tilem Sasih Kepitu. Pemaknaan betapa pentingnya punya di dalam pendakian spiritual sebagai bagian dari Brata Siwaratri kiranya perlu mendapat perhatian kita semua sehingga upacara yajna yang terkesan selama ini sangat ritualistik mempunyai dimensi sosial kemasyarakatan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan. Dengan demikian agama Hindu tidak hanya terkesan mengurusi masalah-masalah kerokhanian (niwrtti) tetapi juga keduniawian (prawrtti)